Tentukan tujuan ruang: apakah untuk menggambar, merajut, menulis, atau proyek serbaguna. Mengetahui aktivitas utama membantu memilih furnitur dan aksesori yang tepat.
Ukur area dengan teliti dan buat sketsa kasar tata letak. Catat titik sumber cahaya, stop kontak, dan area yang sering dilalui agar furnitur tidak menghalangi.
Pilih furnitur multifungsi seperti meja lipat, meja dengan laci, atau kursi yang juga memiliki ruang penyimpanan. Perabotan yang bisa dilipat atau disimpan saat tidak dipakai memberikan fleksibilitas.
Manfaatkan ruang vertikal: rak dinding, papan gantung, dan gantungan dinding membantu menyimpan bahan tanpa mengurangi ruang lantai. Susun peralatan yang sering dipakai di jangkauan tangan.
Atur zona kerja yang jelas: area kerja inti untuk aktivitas utama, area penyimpanan untuk bahan, dan area bersantai kecil untuk inspirasi. Menjaga batas antarzona membuat ruang terasa lebih teratur.
Sesuaikan skala furnitur dengan ukuran ruangan. Pilih potongan sederhana dan ringan untuk memberi kesan lapang, serta pertimbangkan permukaan kerja yang mudah dibersihkan.
